Perbedaan Jurusan Kimia dan Farmasi dalam Perkuliahan

 Siswa-siswi SMA/SMK yang akan memasuki dunia perkuliahan, pastinya sangat membutuhkan ini. Karena dunia perkuliahan berbeda dengan SMA/SMK. Sekolah SMA/SMK guru harus memantau muridnya agar mengerjakan tugas, dalam perkuliahan seorang dosen hanya wajib memberikan ilmu saja.
 Maka dari itu, jangan sampai menyesal saat kuliah dikarenakan jurusan yang dipilih. Siswa-siswi harus mengetahui minatnya dan apa yang dipelajari dari jurusan itu sendiri.
 Banyak diantara siswa SMK Farmasi yang memilih Jurusan Kimia saat kuliah. Mereka menyesal mengambil Jurusan Kimia, awalnya mereka merasa Jurusan Kimia sama dengan Farmasi. Padahal kedua jurusan ini jauh berbeda.

Jurusan

 Sebelum perbedaan antar jurusan, sebaiknya kita mengetahui apa definisi dari jurusan dalam perkuliahan. Jurusan adalah pembagian kelas yang dipilih mahasiswa sesuai dengan minat atau keunggulannya. Saat mulai memasuki jenjang Pendidikan SMA, siswa-siswi harus mulai mengetahui jurusan yang akan dipilih saat memasuki dunia perkuliahan.
 Lebih baik menanyakan jurusan kepada orang yang lebih mengetahui atau mencari tahu lewat jaringan internet. Karena jika memikirkannya saja tanpa mencari tahu, akan terjadi kecewaan atau penyesalan nantinya.

Perbedaan Jurusan Kimia dan Farmasi dalam Segi Definisi

 Banyak yang mengartikan bahwa kedua jurusan ini sama, tetapi sebenarnya sangat berbeda. Berikut ini adalah perbedaannya :

Jurusan Kimia

 Jurusan Kimia adalah jurusan yang mempelajari perubahan zat yang terjadi di alam. Perubahan zat ini dipelajari sampai mendalam hingga senyawa,molekul dan unsurnya.
 Ada beberapa Jurusan Kimia, yaitu Kimia Pendidikan, Kimia Murni, dan Teknik Kimia. Ketiganya mempelajari hal yang sama akan tetapi cara kerja yang berbeda.

Jurusan Farmasi

 Jurusan Farmasi adalah jurusan yang mempelajari cara pembuatan obat, dan cara kerjanya pada tubuh manusia. Maka jurusan Farmasi ini juga mempelajari tubuh manusia.

Perbedaan Jurusan Kimia dan Farmasi dalam Segi Pekerjaan

Jurusan Kimia

 Lulusan Jurusan Kimia bisa bekerja di laboratorium, PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir), Lembaga Penelitian, dan pengajar.

Jurusan Farmasi

 Lulusan Jurusan Farmasi bisa bekerja sebagai apoteker, di pabrik pembuatan obat, dan di rumah sakit di bidang farmasi.

Perbedaan Jurusan Kimia dan Farmasi dalam Segi Praktikum

Jurusan Kimia

 Praktikum Jurusan Kimia, meliputi bagaimana perubahan zat, percampuran zat dll. Hal ini tergantung jenis praktikumnya. Jika praktikum Kimia fisik, maka perubahan zat dilihat meliputi perubahan fisika. Biasanya praktikum Jurusan Kimia lebih sering menggunakan cairan sebagai media.

Jurusan Farmasi

 Praktikum Jurusan Farmasi , meliputi cara membuat obat, mencampurkan bahan-bahan untuk obat dll. Karena juga mempelajari tubuh, praktikumnya berkaitan dengan tubuh juga, biasanya tikus atau hewan lainnya sebagai media.

Perbedaan Jurusan Kimia dan Farmasi dalam Segi Fakultas

 Ada beberapa Jurusan Kimia, yaitu Jurusan Kimia Murni, Kimia Pendidikan dan Teknik Kimia. Kimia Murni dan Kimia Pendidikan biasanya masuk Fakultas MIPA, Teknik Kimia biasanya masuk Fakultas Teknik. Jurusan Farmasi biasanya masuk Fakultas Kesehatan.

 Setelah membaca informasi diatas, maka antara Jurusan Kimia dan Farmasi sangat berbeda. Tetapi banyak yang mengatakan sama saja, ini membuat siswa-siswi yang memilih jurusan salah paham dan merasa salah jurusan.
 Maka, siswa-siswi yang akan masuk dunia perkuliahan harus lebih selektif lagi dan memahami tentang jurusan yang akan diambil. Jangan sampai merasa salah jurusan, karena dapat menghambat perkuliahan itu sendiri. Lebih baiknya lagi mendiskusikan jurusan yang akan diambil kepada orang tua atau orang yang lebih mengetahui.

Komentar